Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan karakter pendidikan Islam pada masa klasik dan modern, serta merumuskan model sintesis yang integratif dalam rangka memperkuat sistem pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan zaman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan analisis komparatif terhadap literatur ilmiah periode 2020--2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam klasik menekankan pembentukan karakter moral dan spiritual melalui pendekatan halaqah, dialog keilmuan, serta internalisasi nilai akhlak, sedangkan pendidikan Islam modern berorientasi pada pengembangan kompetensi, integrasi ilmu pengetahuan, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Perbedaan paradigmatik ini menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai klasik dengan pendekatan modern dapat menghasilkan model pendidikan Islam yang lebih holistik, adaptif, dan kontekstual. Meskipun memiliki perbedaan paradigmatik, keduanya memiliki kesamaan dalam tujuan pembentukan manusia yang beriman dan berilmu. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi antara nilai-nilai klasik, konvensional dan pendekatan modern dapat menghasilkan model pendidikan Islam yang lebih holistik, adaptif, dan kontekstual. Kontribusi praktis penelitian ini terletak pada perumusan kerangka konseptual pendidikan Islam integratif yang dapat dijadikan dasar pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan kebijakan pada penelitian pendidikan Islam. Kontribusi penelitian ini terletak pada perumusan kerangka konseptual pendidikan Islam integratif yang dapat dijadikan dasar pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan kebijakan pada penelitian pendidikan Islam.
Copyrights © 2026