Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik berkebutuhan khusus yang belajar bersama peserta didik reguler dalam satu kelas, sehingga diperlukan implementasi pendidikan inklusi yang mampu memberikan layanan pendidikan setara bagi seluruh peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan inklusi di SD Negeri 3 Limbangan Kabupaten Kendal berdasarkan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek kepala sekolah dan lima guru kelas I-V. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi metode, sedangkan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusi di SD Negeri 3 Limbangan telah berjalan pada keempat komponen CIPP, namun masih terdapat keterbatasan pada komponen input, yaitu belum adanya Guru Pendamping Khusus (GPK) dan sarana prasarana yang terbatas. Pada komponen proses, guru telah melakukan penyesuaian pembelajaran dan penilaian sesuai kemampuan peserta didik. Pada komponen produk, peserta didik berkebutuhan khusus menunjukkan perkembangan dalam interaksi sosial dan kemandirian. Disarankan agar sekolah mengupayakan pengadaan GPK, peningkatan sarana prasarana, serta penguatan kerja sama dengan orang tua.
Copyrights © 2026