Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi existing jig assembly pada proses pemasangan seal Base Stator K3V menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) sebagai dasar evaluasi kinerja struktur sebelum dilakukan pengembangan desain. Analisis dilakukan untuk mengetahui distribusi tegangan, deformasi, dan faktor keamanan (safety factor) pada komponen jig saat menerima beban kerja aktual dari sistem pneumatik. Metodologi penelitian diawali dengan identifikasi spesifikasi dan geometri jig assembly existing, dilanjutkan dengan pembuatan model tiga dimensi menggunakan perangkat lunak CAD. Simulasi numerik dilakukan menggunakan ANSYS Workbench dengan material utama komponen jig berupa baja karbon struktural. Kondisi pembebanan ditentukan berdasarkan gaya yang dihasilkan oleh silinder pneumatik dengan tekanan kerja 4 bar, sedangkan kondisi batas (boundary condition) disesuaikan dengan kondisi aktual pemasangan jig pada mesin assembly. Parameter keluaran yang dianalisis meliputi total deformation, equivalent stress (Von Mises stress), dan safety factor. Hasil simulasi menunjukkan bahwa distribusi tegangan terbesar terjadi pada area yang menerima kontak langsung dengan gaya pembebanan dan pada bagian yang memiliki perubahan geometri. Nilai deformasi yang terjadi masih berada dalam batas yang dapat diterima sehingga tidak memengaruhi fungsi jig selama proses assembly. Selain itu, nilai tegangan maksimum yang diperoleh masih berada di bawah batas luluh material yang digunakan, sehingga menghasilkan nilai safety factor yang memenuhi kriteria desain aman untuk operasi produksi. Berdasarkan hasil analisis FEA, dapat disimpulkan bahwa existing jig assembly Base Stator memiliki kekuatan struktur yang memadai untuk menahan beban kerja selama proses assembly. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam evaluasi dan pengembangan desain jig pada tahap perbaikan berikutnya guna meningkatkan efektivitas dan keandalan proses produksi.
Copyrights © 2026