Kompetensi guru dan keterlibatan siswa merupakan dua komponen penting dalam mutu proses pembelajaran. Namun, naskah penelitian deskriptif sering menafsirkan kemunculan dua profil yang sama-sama tinggi sebagai bukti hubungan statistik, padahal kesimpulan tersebut memerlukan analisis inferensial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil kompetensi guru dan engagement siswa berdasarkan persepsi guru di SD Negeri Ciwuni 01. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif deskriptif dengan sampling jenuh terhadap 16 guru. Instrumen kompetensi guru terdiri atas 37 butir yang mencakup dimensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, sedangkan instrumen engagement siswa terdiri atas 20 butir yang mencakup keterlibatan perilaku, emosional, dan kognitif. Analisis dilakukan menggunakan frekuensi, persentase, dan kategorisasi skor. Seluruh butir memenuhi kriteria korelasi butir-total yang digunakan dalam sampel penelitian. Konsistensi internal instrumen sangat tinggi, dengan Cronbach’s alpha 0,960 untuk kompetensi guru dan 0,889 untuk engagement siswa. Sebanyak 9 guru (56,3%) menilai kompetensinya berada pada kategori tinggi dan 7 guru (43,8%) pada kategori sangat tinggi. Persepsi guru terhadap engagement siswa berada pada kategori sedang sebanyak 3 responden (18,8%), tinggi sebanyak 6 responden (37,5%), dan sangat tinggi sebanyak 7 responden (43,8%). Hasil ini menunjukkan profil positif pada kedua konstruk, tetapi tidak membuktikan adanya hubungan atau pengaruh karena penelitian tidak melakukan uji korelasi dan engagement dinilai melalui persepsi guru. Temuan berfungsi sebagai data dasar bagi sekolah untuk memperkuat praktik pembelajaran yang mendukung partisipasi, relasi positif, regulasi diri, dan keterlibatan kognitif siswa. Penelitian lanjutan perlu menggunakan laporan siswa, observasi kelas, sampel yang lebih luas, dan analisis hubungan antarkonstruk.
Copyrights © 2026