Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena campur kode yang terdapat dalam lirik lagu pop Bali karya Ray Peni seperti (1) jenis campur kode berdasarkan asal bahasa dalam lirik lagu pop Bali karya Ray Peni, (2) jenis campur kode berdasarkan tingkat kebahasaan dalam lirik lagu pop Bali karya Ray Peni, (3) faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode dalam lagu pop Bali karya Ray Peni. Campur kode ini merupakan salah satu bentuk gejala sosiolinguistik yang muncul ketika penutur menggunakan dua atau lebih bahasa dalam satu tuturan. Subjek penelitian ini adalah lagu pop Bali karya Ray Peni. Objek penelitian adalah campur kode. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh dari beberapa lagu populer karya Ray Peni yang menggabungkan bahasa Bali, bahasa Indonesia dan bahasa Asing dalam liriknya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dokumentasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan seperti identifikasi data, reduksi data, klasifikasi data, dan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu, (1) jenis campur kode berdasarkan asal bahasanya, seperti campur kode ke dalam, campur kode ke luar, dan campur kode campuran. (2) jenis campur kode berdasarkan tingkat kebahasaanya seperti bentuk kata, frasa, dan klausa. (3) faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode, seperti pendidikan, pergaulan, teknologi yang mempengaruhi interaksi sosial dan bahasa. Kata kunci: campur kode, lirik lagu, Ray Peni, sosiolinguistik. Abstract This study aims to explain the code mixing phenomenon found in the lyrics of Ray Peni's Balinese pop songs such as (1) types of code mixing based on the language of origin in Ray Peni's Balinese pop song lyrics, (2) types of code mixing based on the linguistic level in Ray Peni's Balinese pop song lyrics, (3) factors that cause code mixing in Ray Peni's Balinese pop songs. This code mixing is one form of sociolinguistic symptom that appears when speakers use two or more languages in one utterance. The subject of this study is Ray Peni's Balinese pop songs. The object of the study is code mixing. Through a qualitative descriptive approach, data was obtained from several popular songs by Ray Peni that combine Balinese, Indonesian and foreign languages in their lyrics. The research methods used are documentation and interview methods. Data analysis used such as data identification, data reduction, data classification, and conclusions. The results of the study are, (1) types of code mixing based on the language of origin, such as inward code mixing, outward code mixing, and mixed code mixing. (2) types of code mixing based on the linguistic level such as word forms, phrases, and clauses. (3) factors that cause code mixing, such as education, social interactions, technology that influences social interaction and language. Keywords : code-mixing, Ray Peni, song lyrics, sociolinguistics
Copyrights © 2026