Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas manajemen usaha, pencatatan biaya, inovasi produk, dan pemasaran pada Dapur Roti Fahmi Ummi, sebuah usaha mikro bidang pangan olahan di Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Program menggunakan pendekatan partisipatif-aplikatif melalui observasi kebutuhan, koordinasi, penyusunan bahan ajar, pelatihan, praktik pengisian format, diskusi inovasi, evaluasi reflektif, dan penyusunan tindak lanjut. Materi utama meliputi pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, pencatatan biaya dan penjualan, kontrol persediaan, simulasi harga pokok produksi, penetapan harga jual, pengembangan varian roti, perbaikan kemasan, penguatan identitas merek, serta promosi melalui WhatsApp Business dan media sosial. Hasil program berupa modul ringkas, format pencatatan biaya-produksi-penjualan-stok, panduan perhitungan harga pokok, matriks ide inovasi produk, rancangan katalog dan pesan promosi, serta rencana pendampingan bertahap. Temuan utama menunjukkan bahwa alat bantu yang sederhana, dekat dengan rutinitas produksi, dan dapat digunakan melalui buku tulis maupun lembar kerja digital lebih sesuai bagi usaha mikro dibandingkan sistem administrasi yang kompleks. Pendampingan juga menegaskan bahwa inovasi berbiaya rendah—seperti variasi topping, ukuran, paket pesanan, foto produk, dan konsistensi informasi kontak—dapat dijalankan sebelum investasi peralatan baru. Karena laporan sumber belum memuat data pretest-posttest, perubahan omzet, atau data biaya aktual, capaian artikel ini dilaporkan sebagai luaran proses dan kesiapan implementasi, bukan sebagai bukti kausal peningkatan kinerja. Program lanjutan perlu mengukur kepatuhan pencatatan, akurasi harga pokok, perubahan penjualan, respons pelanggan, keamanan pangan, dan legalitas usaha secara berkala.
Copyrights © 2026