ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026

Analisis Curah Hujan dan Konidium Terhadap Keparahan Penyakit Cercospora sp. Pada Edamame Tumpangsari Kelapa Sawit Fase TBM

Febri Syahrian (Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia, Indonesia)
Guntoro (Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Pemanfaatan ruang antarbarisan kelapa sawit fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) melalui sistem tumpang sari dengan edamame (Glycine max (L.) Merr.) berpotensi meningkatkan produktivitas lahan. Namun, perubahan vegetasi ini menciptakan mikroklimat spesifik di bawah tegakan tajuk yang dapat memengaruhi penyakit bercak daun pada edamame. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan curah hujan dan jumlah konidium terhadap epidemi penyakit bercak daun (Cercospora sp.) Penelitian dilaksanakan di Kebun Praktik Institut Teknologi Sawit Indonesia. Dengan metode deskriptif kuantitatif, pengamatan keparahan penyakit menggunakan metode petak kuadrat . Pengumpulan data menggunakan spore trap dan ombrometer. Hasil Penelitian kombinasi curah hujan dan jumlah konidium berpengaruh nyata terhadap keparahan penyakit bercak daun Cercospora sp pada edamame. kombinasi kedua variabel berkontribusi sebesar 29,1% terhadap keparahan penyakit, sementara 70,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor iklim mikro lain di bawah naungan kanopi kelapa sawit.

Copyrights © 2026