ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026

Pola Serangan Oryctes Rhinoceros di Areal Peremajaan (Replanting) pada Fase TBM-1 dengan berbagai Tingkat Penutupan Mucuna Bracteata

Indah Putri Maharani Sirait (Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia, Medan, Indonesia)
Henry Budi Hasibuan (Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia, Medan, Indonesia)
Sulthon Parinduri (Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia, Medan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Oryctes rhinoceros merupakan salah satu hama utama pada tanaman kelapa sawit, terutama pada fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM-1). Mucuna bracteata banyak digunakan sebagai tanaman penutup tanah di areal replanting karena mampu menekan gulma dan memperbaiki kondisi tanah. Namun, informasi mengenai pola serangan O. rhinoceros pada berbagai tingkat penutupan M. bracteata masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola serangan O. rhinoceros pada areal replanting fase TBM-1 dengan tingkat penutupan M. bracteata 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Penelitian dilaksanakan di PTPN IV Kebun Sei Putih, Afdeling III Blok M07A dan U07 pada tahun 2026 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non- faktorial dengan dengan satu faktor perlakuan, yaitu tingkat penutupan M. bracteata yang terdiri atas 5 taraf  dan 5 ulangan. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05), sedangkan uji homogenitas menunjukkan data homogen (p = 0,937). Analisis ANOVA menunjukkan bahwa tingkat penutupan M. bracteata tidak berpengaruh nyata terhadap serangan O. rhinoceros (p = 0,991). Pola serangan O. rhinoceros relatif seragam pada seluruh tingkat penutupan M. bracteata, sehingga keberadaan tanaman penutup tanah tersebut tidak meningkatkan maupun menurunkan tingkat serangan hama di lokasi penelitian.

Copyrights © 2026