ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026

Perbandingan Performa Pengeringan Jagung Antara Sistem Pengeringan Langsung (Direct Drying) dan Pengeringan Tidak Langsung Menggunakan Ruang Pengering (Drying Chamber)

Ade Rizman (Department of Mechanical Engineering, Widyatama University, Bandung 40125, Indonesia)
Evi Sofia (Department of Mechanical Engineering, Widyatama University, Bandung 40125, Indonesia)
Dalmasius Ganjar Subagio (Department of Mechanical Engineering, Widyatama University, Bandung 40125, Indonesia)
Yadi Radiansah (Department of Mechanical Engineering, Widyatama University, Bandung 40125, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Pengeringan jagung secara konvensional menggunakan metode open sun drying menghadapi kendala berupa ketidakstabilan cuaca harian. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa termal pengeringan jagung antara metode langsung berbasis tampah dan metode tidak langsung menggunakan kabinet drying chamber. Sampel jagung sebanyak 9 kg dengan kadar air awal 30% dikeringkan hingga mencapai kadar air 13%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan massa pada metode langsung mengalami fluktuasi akibat rehidrasi oleh udara lembap pada sore hari, sedangkan metode tidak langsung menunjukkan pola yang lebih stabil. Penggunaan isolasi polyurethane pada kabinet mampu mengurangi rugi kalor dan mempertahankan distribusi temperatur ruang pengering pada kondisi yang relatif konstan. Efisiensi metode tidak langsung mencapai 4%, atau empat kali lebih tinggi dibandingkan metode langsung yang hanya mencapai 1%. Nilai efisiensi yang relatif rendah disebabkan oleh pendekatan perhitungan hibrida yang memasukkan energi radiasi surya dan konsumsi daya listrik blower sebagai total energi masukan. Dengan demikian, kabinet berisolasi menunjukkan performa termal yang lebih baik dan stabil.

Copyrights © 2026