ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026

Analisis Keberlanjutan Wilayah Kedungsepur Sebagai Lumbung Pangan Nasional: Pendekatan Spatio-temporal

Asma Fithriyatul Hanifah (2Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia)
M. Iip Wahyu Nurfallah (Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Tekanan urbanisasi di Indonesia meningkatkan kebutuhan lahan terbangun dan mendorong alih fungsi lahan pertanian yang berpotensi mengancam ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberlanjutan ketahanan pangan Wilayah Kedungsepur sebagai kawasan metropolitan sekaligus lumbung pangan nasional. Analisis dilakukan melalui proyeksi tutupan lahan tahun 2032 menggunakan data GLC-FCS30D dan algoritma Cellular Automata (CA), kemudian dibandingkan dengan peta DUC-GHSL untuk mengidentifikasi keterkaitannya dengan tekanan urbanisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan pertanian diproyeksikan menurun sebesar 3.674,81 ha, dengan 45% dari lahan yang berubah beralih menjadi lahan terbangun. Pola persebaran lahan terbangun tahun 2032 juga sejalan dengan pusat-pusat urban pada peta DUC-GHSL. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kehilangan lahan pertanian di Kedungsepur merupakan konsekuensi dari meningkatnya tekanan urbanisasi. Penelitian merekomendasikan integrasi indeks ketahanan pangan, produktivitas lahan, dan data urbanisasi beresolusi lebih tinggi, serta penguatan koordinasi antarwilayah dalam pengendalian penggunaan lahan.

Copyrights © 2026