: Kajian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penataan motivasi belajar santri Generasi Z di Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan yang dihadapkan pada arus modernisasi dan distraksi era digital. Karakter Generasi Z yang menghendaki kepraktisan sering kali memicu kejenuhan psikologis saat berhadapan dengan tradisi pembelajaran kitab klasik yang membutuhkan ketahanan dan kesabaran tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konsep dan peran niat dalam Kitab Ta'lim al-Muta'allim karya Syekh Burhanuddin al-Zarnuji, serta merekonstruksi relevansinya dalam membangun motivasi belajar santri Generasi Z. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam kepada pengasuh, ustadz, dan santri, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep niat dalam Kitab Ta'lim al-Muta'allim berfungsi sebagai anchor spiritual dan filter mental yang mengubah orientasi belajar santri dari sekadar pemenuhan beban formal menjadi bentuk pengabdian transendental. Relevansi niat terbukti memodifikasi kerangka motivasi intrinsik dan ekstrinsik Self-Determination Theory (SDT) menjadi dimensi motivasi transendental yang memperkokoh resiliensi mental santri dari gangguan fear of missing out (FOMO) dan kejenuhan akademik. Implikasi keilmuan penelitian ini memberikan model integrasi antara psikologi pendidikan modern dan etika klasik Islam dalam merumuskan strategi pembimbingan karakter santri era digital.
Copyrights © 2026