Teknologi Elastic Optical Networks (EONs) menawarkan alokasi spektrum yang fleksibel, namun menghadapi kendala fragmentasi spektrum akibat trafik data yang dinamis. Fenomena ini menyebabkan peningkatan penolakan koneksi (blocking probability) di dalam jaringan. Penelitian ini mengoptimalkan proses Routing and Spectrum Allocation (RSA) menggunakan Slime Mould Algorithm (SMA) untuk menekan tingkat fragmentasi tersebut. Pengujian dilakukan melalui simulasi Python pada topologi EONet (19 node dan 37 link) dengan beban trafik dinamis antara 20 hingga 85 Erlang. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kondisi trafik rendah hingga menengah (20–50 Erlang), metode RSA-SMA bekerja sangat optimal dengan mempertahankan nilai blocking probability di angka 0. Jika dibandingkan dengan metode heuristik k-Shortest Path First-Fit (kSP-FF), SMA terbukti lebih selektif dan preventif dalam menjaga keteraturan spektrum jangka panjang. Namun, proses pencarian menyeluruh ini membutuhkan waktu komputasi (provisioning time) yang lebih tinggi, berkisar antara 560 ms hingga 700 ms akibat proses iterasi dari 30 agen populasi. Penelitian ini berhasil membuktikan efektivitas SMA dalam menjaga efisiensi sumber daya optik jangka panjang Kata kunci: Elastic Optical Networks (EONs), Routing and Spectrum Allocation (RSA), Fragmentasi Spektrum, Slime Mould Algorithm (SMA), Blocking Probability, Spectrum Utilization.
Copyrights © 2026