Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, terutama di wilayah pedesaan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan percepatan penurunan stunting sangat dipengaruhi oleh kapasitas keluarga, khususnya peran ibu rumah tangga dalam pengasuhan, pemenuhan gizi, dan pemeliharaan kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi percepatan penurunan stunting melalui peningkatan kecerdasan ibu rumah tangga di Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas Camat, Kepala Puskesmas, Bidan, Penyuluh Keluarga Berencana, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, dan Kader Posyandu yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecerdasan ibu rumah tangga berperan penting dalam percepatan penurunan stunting melalui tiga aspek utama, yaitu peningkatan literasi gizi, penguatan pemberdayaan ekonomi keluarga, dan pengembangan strategi terintegrasi berbasis lokal. Program edukasi gizi yang dilakukan melalui posyandu, kelas ibu hamil, dan penyuluhan kesehatan telah meningkatkan pemahaman ibu terhadap kebutuhan gizi anak, meskipun implementasinya masih menghadapi kendala ekonomi dan budaya. Program pemberdayaan ekonomi memberikan kontribusi terhadap kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak, sedangkan koordinasi lintas sektor antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, puskesmas, kader, dan masyarakat menjadi faktor pendukung utama keberhasilan program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kecerdasan ibu rumah tangga merupakan strategi yang efektif dalam mendukung percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan dan berbasis keluarga.
Copyrights © 2026