Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurang optimalnya perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di RA Al-Munawwar, seperti kurangnya kemampuan bekerja sama, berinteraksi, dan menunjukkan sikap peduli terhadap teman sebaya. Oleh karena itu, permainan tradisional digunakan sebagai salah satu upaya untuk menstimulasi perkembangan sosial emosional anak melalui kegiatan bermain yang menyenangkan dan melibatkan interaksi langsung antaranak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilakukan untuk melihat kondisi secara alamiah sesuai dengan situasi yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan tradisional anak mampu bergabung dan mengikuti permainan bersama teman-temannya, terjadi interaksi sosial yang lebih baik dengan teman sebaya, serta anak mampu menolong teman yang mengalami kesulitan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, anak juga menunjukkan sikap kerja sama, rasa percaya diri, dan kemampuan mengendalikan emosi saat bermain. Dengan demikian, permainan tradisional terbukti dapat membantu mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini secara optimal.
Copyrights © 2026