Penelitian ini berfokus pada dominasi pembangunan fisik dalam praktik pembangunan jemaat di Jemaat GPM Ullath yang cenderung kurang memperhatikan aspek pemberdayaan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan wawancara. Selain itu, pendekatan kritik historis-kritis digunakan untuk menganalisis teks 1 Raja-Raja 5:1–18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan fisik menjadi orientasi utama dalam praktik pembangunan jemaat. Sementara itu, dalam teks 1 Raja-Raja 5:1–18 ditemukan adanya praktik kerja paksa yang diberlakukan kepada seluruh warga, baik Israel maupun non-Israel, sebagai bagian dari proyek pembangunan. Temuan ini memberikan refleksi kritis terhadap praktik pembangunan jemaat masa kini. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan pentingnya reorientasi pembangunan jemaat dengan memberikan perhatian yang lebih besar pada pemberdayaan sumber daya manusia. Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa tujuan utama pembangunan jemaat adalah untuk menjawab kebutuhan jemaat sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan demikian, pembangunan sumber daya manusia perlu menjadi prioritas dalam praktik pembangunan jemaat.
Copyrights © 2025