Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gender dan Seksualitas : Menjawab Tantangan Isu LGBTQ+ Dari Prespektif Pastoral-Edukatif: Penelitian Novembry Patty; Selfiana Kalami; Agusthina Siahaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6605

Abstract

Penelitian ini membahas isu gender dan seksualitas, khususnya LGBTQ+, dalam perspektif pastoral-edukatif Kristen sebagai respons terhadap dinamika sosial kontemporer yang semakin kompleks. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis tantangan yang muncul dalam komunitas gereja dan masyarakat terhadap keberadaan LGBTQ+, sekaligus merumuskan pendekatan pastoral-edukatif yang relevan, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai kekristenan. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui kajian teologis, pastoral, dan pendidikan Kristen terhadap berbagai literatur yang berkaitan dengan gender, seksualitas, dan pelayanan gerejawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu LGBTQ+ memerlukan respons gereja yang tidak hanya menekankan aspek doktrinal, tetapi juga menghadirkan pendampingan pastoral yang edukatif, dialogis, dan penuh kasih. Pendekatan pastoral-edukatif dipandang penting untuk membangun pemahaman yang lebih utuh mengenai martabat manusia sebagai ciptaan Allah, sekaligus menolong gereja menghadirkan ruang pembinaan iman yang inklusif, reflektif, dan bertanggung jawab di tengah perkembangan isu gender dan seksualitas dalam masyarakat kontemporer.
Pembangunan Gedung Gereja Megah di Tengah Masyarakat Berdaya Ekonomi Lemah: Tinjauan Biblis terhadap Teks 1 Raja-Raja 5:1–18 Novembry Patty; Andre Layan; Yoel Baunsele
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 8 (2025): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i8.4243

Abstract

Penelitian ini berfokus pada dominasi pembangunan fisik dalam praktik pembangunan jemaat di Jemaat GPM Ullath yang cenderung kurang memperhatikan aspek pemberdayaan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan wawancara. Selain itu, pendekatan kritik historis-kritis digunakan untuk menganalisis teks 1 Raja-Raja 5:1–18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan fisik menjadi orientasi utama dalam praktik pembangunan jemaat. Sementara itu, dalam teks 1 Raja-Raja 5:1–18 ditemukan adanya praktik kerja paksa yang diberlakukan kepada seluruh warga, baik Israel maupun non-Israel, sebagai bagian dari proyek pembangunan. Temuan ini memberikan refleksi kritis terhadap praktik pembangunan jemaat masa kini. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan pentingnya reorientasi pembangunan jemaat dengan memberikan perhatian yang lebih besar pada pemberdayaan sumber daya manusia. Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa tujuan utama pembangunan jemaat adalah untuk menjawab kebutuhan jemaat sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan demikian, pembangunan sumber daya manusia perlu menjadi prioritas dalam praktik pembangunan jemaat.
Biarlah Anak-anak Itu Datang Kepada-Ku: Tinjauan Hermeneutik Schleiermacher terhadap Markus 10:13–16 dalam Perspektif Keadilan Sosial Novembry Patty; Yoel Baunsele; Elka Anakotta
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 5 No. 9 (2025): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v5i9.4284

Abstract

Penelitian ini berfokus pada interpretasi  terhadap teks Markus 10: 13-16 dengan menggunakan metode hermeneutik untuk membedah teks ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Selain itu, metode hermeneutik dari Schleirmacher dengan pendekatan interpretasi gramatikal dan psikologis, digunakan untuk membedah teks Markus 10:13-16. Tulisan ini menitikberatkan pada penggunaan metode hermeneutik dari Schleirmacher dalam interpretasi teks. Dan dalam isterpretasi ditemukan bahwa, teks Markus 10: 13-16 adalah bagian dari kritik penulis teks terhadap masyarakat Yahudi serta terhadap budaya patriarkhi saat itu yang sangat mendiskriminatif anak dalam kehidupan sosial masyarakat saat itu. Temuan ini memberikan refleksi kritis terhadap konteks masa kini, yang cendrung mendiskriminasi anak dalam lingkungan sosial masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini mengusulkan pentingnya anak dalam kehidupan bersama dan melibatkan anak sebagai pusat pemberitaan dan pelayanan bergereja.