Salah satu kebutuhan rumah tangga yang meningkat karena perubahan gaya hidup masyarakat modern adalah sabun cuci piring. Ketergantungan terhadap produk pabrikan tidak hanya menimbulkan biaya tinggi bagi rumah tangga, tetapi juga berdampak buruk pada lingkungan karena kandungan bahan kimia sintetis yang sulit terurai. Untuk mengurangi ketergantungan tersebut sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Mandi Angin dilakukan melalui pelatihan dan sosialisasi tentang cara membuat sabun cuci piring yang terbuat dari bahan yang mudah diakses, aman, dan sederhana. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif yang melibatkan penyampaian materi secara interaktif, demonstrasi langkah-langkah pembuatan sabun, praktik langsung oleh peserta, serta evaluasi hasil produksi secara bersama-sama. Peserta, terdiri dari ibu rumah tangga, remaja, dan tokoh masyarakat, mampu membuat sabun secara mandiri dengan kualitas yang memadai, mulai dari tekstur, aroma, hingga daya bersih yang optimal. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan minat peserta untuk mengembangkan usaha mikro berbasis produk sabun, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan sabun cuci piring, tetapi juga membuka peluang untuk pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang dapat diterapkan di masyarakat pedesaan lain.
Copyrights © 2026