Laboratorium biologi sebagai sarana yang dibutuhkan untuk mendukung proses pembelajaran sains melalui kegiatan praktikum. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat perlu dilaksanakan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dan mewujudkan lingkungan belajar yang aman serta nyaman. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis penerapan K3, sistem penyimpanan alat dan bahan praktikum, koordinasi dan pengelolaan limbah B3, dan tingkat aspek ketaatan pengguna laboratorium terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) K3. Adapun penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini meliputi guru biologi sekaligus penanggung jawab laboratorium dan tiga orang siswa kelas XI sebagai perwakilan dalam penggunaan laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan K3 telah berjalan cukup optimal, laboratorium telah memiliki beberapa sarana yang mendukung kegiatan praktikum meliputi jas laboratorium, masker, sarung tangan lateks, APAR, SOP K3 yang tertempel didinding laboratorium, inventaris alat dan bahan dan teknis pelabelan bahan kimia. Guru dan siswa menunjukkan ketaatan yang baik terhadap prosedur keselamatan selama kegiatan praktikum, namun masih terdapat beberapa kekurangan meliputi ketersediaan kacamata safety, kotak P3K yang isinya masih kurang lengkap, tidak terdapat jalur evakuasi serta pengelolaan limbah B3 yang belum jelas dan optimal. Berdasarkan data lapangan tersebut maka disimpulkan bahwa penerapan K3 di laboratorium biologi SMAA Negeri X Jakarta telah diterapkan cukup optimal dengan segala hal yang masih menjadi kekurangan maka memerlukan perbaikan hingga sesuai dengan standar K3 yang berlaku.
Copyrights © 2026