Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas x pada mata pelajaran sejarah di SMKN 8 Pandeglang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di kelas X DKV 1 berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol, dan kelas X AKL 2 berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen. Adapun hasil penelitian sebagai berikut; (1) terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, pengujian hipotesis melalui uji-t dua pihak menggunakan rumus polled varian dengan taraf signifikasi α= 0,05 diperoleh nilai ????ℎ???????????????????? sebesar 2,89 > dari ???????????????????????? sebesar 1,667 dengan jumlah nilai sebesar 1,223, maka Ha diterima dan H0 ditolak, (2) kemampuan berpikir kritis pada peserta didik yang menggunakan model problem based learning lebih tinggi dari pada peserta didik yang menggunakan model discovery learning. Perolehan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 68,33, dan kelas kontrol sebesar 64,72. Dapat di simpulkan kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih besar dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas kontrol. Model problem based learning dapat menjadi model alternatif yang digunakan dari banyaknya model yang ada untuk pembelajaran sejarah di SMKN 8 Pandeglang.
Copyrights © 2026