Ketidakpastian ekonomi, tuntutan keberlanjutan, dan percepatan digitalisasi mendorong perusahaan manufaktur untuk meningkatkan kinerja keuangan secara lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) dan transformasi digital terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan data sekunder dari annual report dan sustainability report. Sampel diperoleh melalui purposive sampling, menghasilkan 31 perusahaan dengan 112 observasi. ESG diukur menggunakan ESG Disclosure Index berbasis GRI Standards 2021, transformasi digital diukur menggunakan Digital Transformation Disclosure Index berbasis INDI 4.0, dan kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG berpengaruh positif signifikan terhadap ROA, sedangkan transformasi digital berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ESG mampu memperkuat kinerja keuangan, sementara transformasi digital masih memerlukan proses adaptasi agar manfaat finansialnya dapat terealisasi optimal.
Copyrights © 2026