Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas komite ESG yang diproksikan melalui kompetensi keberlanjutan dan frekuensi rapat komite terhadap skor risiko ESG. Keberagaman gender digunakan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara variabel-variabel tersebut. Populasi penelitian mencakup perusahaan terindeks IDX ESG Leader dalam rentang tahun 2022-2024 dengan total 66 observasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan Fixed Effect Model (FEM) melalui software EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi keberlanjutan dan frekuensi rapat tidak berpengaruh signifikan terhadap skor risiko ESG. Selain itu, keberagaman gender juga tidak mampu memoderasi hubungan tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur akuntansi keberlanjutan dengan memperluas pembahasan mengenai peran komite ESG dalam memengaruhi skor risiko ESG perusahaan. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi acuan bagi perusahaan, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam mendorong praktik tata kelola keberlanjutan yang lebih efektif.
Copyrights © 2026