Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dan prokrastinasi akademik dengan hasil belajar kognitif peserta didik Program Kesetaraan Paket C di SKB Negeri Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 54 peserta didik Program Kesetaraan Paket C, dengan sampel sebanyak 53 responden yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa seluruh variabel valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,978 untuk minat belajar, 0,962 untuk prokrastinasi akademik, dan 0,979 untuk hasil belajar kognitif. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, korelasi Pearson Product Moment, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar memiliki hubungan positif dan signifikan dengan hasil belajar kognitif (r = 0,767; p = 0,000). Prokrastinasi akademik memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan hasil belajar kognitif (r = -0,621; p = 0,000). Selain itu, minat belajar dan prokrastinasi akademik secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar kognitif peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan minat belajar dan pengurangan perilaku prokrastinasi akademik perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik Program Kesetaraan Paket C.
Copyrights © 2026