Kegiatan donor darah ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah dan seringnya kekurangan stok darah di unit transfusi darah, khususnya di wilayah Kabupaten Deli Serdang. Data yang di rilis Kemenkes pada laman Republika tahun 2025 kebutuhan darah nasional sekitar 5,6 juta kantong per tahun dengan kekurangan 900 ribu kantong menunjukkan bahwa kebutuhan darah nasional masih jauh dari terpenuhi, dengan kesenjangan yang signifikan antara ketersediaan dan kebutuhan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepedulian sosial dan kesehatan melalui aksi donor darah dengan memanfaatkan peran strategis Majelis Ta'lim Al-Ikhlas sebagai institusi keagamaan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: persiapan (koordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Deli Serdang dan sosialisasi), pelaksanaan (edukasi, skrining kesehatan, dan donor darah), serta evaluasi partisipasi dan output. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Oktober 2025 dan berhasil mengumpulkan 41 kantong darah dari 65 pendaftar, dengan 41 orang dinyatakan layak donor. Hasil menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat ketika kegiatan dikemas dengan pendekatan keagamaan dan edukasi kesehatan. Keberhasilan ini sejalan dengan temuan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan keagamaan efektif dalam meningkatkan partisipasi donor darah. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) tetapi juga memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial. Disarankan agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan sosialisasi yang lebih intensif dan perluasan jejaring kemitraan.
Copyrights © 2026