Latar Belakang: Ketidakteraturan siklus menstruasi masalah kesehatan reproduksi yang sering terjadi pada remaja putri berdampak pada kesehatan serta kualitas hidup di masa depan. Faktor biologis dan gaya hidup, seperti usia menarche, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan kualitas tidur, berperan dalam terjadinya gangguan siklus menstruasi, khususnya pada remaja usia sekolah. Namun, data terkait faktor-faktor tersebut di Kota Palembang masih terbatas. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA ‘Aisyiyah 01 Palembang. Metode: Penelitian pendekatan kuantitatif desain cross-sectional. Sampel 30 siswi melalui teknik purposive sampling. Variabel dependen siklus menstruasi, variabel independen, yaitu usia menarche, IMT, dan kualitas tidur. Pengumpulan data melalui pengukuran berat dan tinggi badan untuk menentukan IMT, kuesioner siklus menstruasi, serta kuesioner kualitas tidur Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil: Analisis univariat sebagian besar responden memiliki siklus menstruasi normal (70,0%), usia menarche normal (76,7%), Indeks Massa Tubuh (IMT) kategori normal (56,7%), serta kualitas tidur yang baik (70,0%). Analisis bivariat usia menarche (p = 0,250), IMT (p = 0,766), dan kualitas tidur (p = 0,820) tidak berhubungan secara signifikan dengan ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja putri (p > 0,05). Saran: Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji variabel yang lebih luas serta mengembangkan intervensi preventif terkait kesehatan reproduksi remaja, disertai penguatan edukasi melalui kolaborasi dengan tenaga kesehatan. Kata Kunci: Remaja Putri, Siklus Menstruasi, Usia Menarche, Indeks Massa Tubuh, Kualitas Tidur
Copyrights © 2026