Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan memiliki potensi produksi jagung yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan lokal bergizi untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan jagung melalui inovasi produk pangan berupa puding jagung. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan melalui wawancara, edukasi mengenai stunting, demonstrasi pembuatan puding jagung, dan evaluasi menggunakan angket refleksi. Program melibatkan mahasiswa KKN Kelompok 117 UIN Sunan Ampel Surabaya, kader Posyandu, tenaga kesehatan Polindes, serta masyarakat sasaran yang terdiri atas ibu hamil, ibu balita, dan kader kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan respons positif peserta terhadap pelaksanaan program. Sebagian besar peserta menyatakan memahami materi pencegahan stunting, menerima pemanfaatan jagung sebagai pangan lokal bergizi, serta mampu mengolah puding jagung sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mudah diterapkan di rumah. Program NutriCorn berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga serta memperkuat upaya pencegahan stunting di Desa Sambisirah.
Copyrights © 2026