Muhammad Ziaurrahman
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NUTRICORN: EDUKASI STUNTING MELALUI PEMANFAATAN JAGUNG SEBAGAI PANGAN LOKAL BERGIZI DI DESA SAMBISIRAH Muhammad Ziaurrahman; Masykurotul Itqiyah; Mega Ayu Ningtyas; Nadya Aqilah Putri; Ananda Amelia Rif’atus Sholihah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan memiliki potensi produksi jagung yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan lokal bergizi untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan jagung melalui inovasi produk pangan berupa puding jagung. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan melalui wawancara, edukasi mengenai stunting, demonstrasi pembuatan puding jagung, dan evaluasi menggunakan angket refleksi. Program melibatkan mahasiswa KKN Kelompok 117 UIN Sunan Ampel Surabaya, kader Posyandu, tenaga kesehatan Polindes, serta masyarakat sasaran yang terdiri atas ibu hamil, ibu balita, dan kader kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan respons positif peserta terhadap pelaksanaan program. Sebagian besar peserta menyatakan memahami materi pencegahan stunting, menerima pemanfaatan jagung sebagai pangan lokal bergizi, serta mampu mengolah puding jagung sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mudah diterapkan di rumah. Program NutriCorn berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga serta memperkuat upaya pencegahan stunting di Desa Sambisirah.
Tafsir Ayat-Ayat Muqatha’ah Perspektif Al Mawardi: Telaah Surah Al-Baqarah Ayat 1 Muhammad Ziaurrahman; Zaki Arif
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 6 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v6i2.565

Abstract

This article discusses the interpretation of the muqatha’ah verses, specifically Surah al-Baqarah verse 1, which begins with the letters Alif Lam Mim, from the perspective of Abu Hasan al-Mawardi. The purpose of this study is to explore al-Mawardi’s understanding, approach, and contribution to the interpretation of these muqatha’ah letters, which have long been recognized as a unique linguistic and theological phenomenon in the Qur’an. This research employs a literature review method by analyzing al-Mawardi’s work An-Nukat wa al-‘Uyun and comparing it with the views of other classical mufassir (Qur’anic exegetes) regarding the muqatha’ah verses. The findings show that al-Mawardi offers diverse and profound interpretations, combining linguistic, numerical, and historical approaches to reveal the meanings behind these letters. His approach not only explains the muqatha’ah verses as signs of the greatness and miraculous nature of the Qur’an but also as an intellectual challenge for Muslims to understand the revelation more deeply. In conclusion, al-Mawardi’s interpretations enrich the classical tafsir tradition by opening a broad dialog on the symbolic meanings of the muqatha’ah verses. These findings are significant as a foundation for further research to explore the theological and rhetorical functions of the muqatha’ah verses in a modern context.