Mega Ayu Ningtyas
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEWENANGAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA TERHADAP LABEL KOSMETIK DI INDONESIA Mega Ayu Ningtyas; Safarudin Harefa
PERADA Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/perada.v5i1.525

Abstract

Issued by the director of POM RI (director of pharmaceutical development and food supervision of the republic of indonesia) require food producers to attach additional labels with information on food ingredients, the authority of mui to handle the process of monitoring the circulation of products labeled as halal, mui plays an important role in increasing consumer confidence who enjoys cosmetics. Halal and produce legal certainty and benefits. From manufacturing to product release, we need a competent body to determine which products are on the market. In this case, mui on behalf of indonesian muslims plays a very important and much needed role in determining which products entering the indonesian market are halal products. In addition, the government's role in assessing and monitoring the performance of the mui in deciding halal-labeled products is very important. In this case, the existence of halal-labeled cosmetics really requires significant intervention from the authorities to determine it. Otherwise, society itself is the victim, and when people are victimized, it has an effect. It is not easy to even paralyze the indonesian cosmetic market. Therefore, the function and authority of the mui as a representative in general is very important for all indonesian people, especially on behalf of the voice of muslims
NUTRICORN: EDUKASI STUNTING MELALUI PEMANFAATAN JAGUNG SEBAGAI PANGAN LOKAL BERGIZI DI DESA SAMBISIRAH Muhammad Ziaurrahman; Masykurotul Itqiyah; Mega Ayu Ningtyas; Nadya Aqilah Putri; Ananda Amelia Rif’atus Sholihah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan memiliki potensi produksi jagung yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan lokal bergizi untuk mendukung upaya pencegahan stunting. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan jagung melalui inovasi produk pangan berupa puding jagung. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan melalui wawancara, edukasi mengenai stunting, demonstrasi pembuatan puding jagung, dan evaluasi menggunakan angket refleksi. Program melibatkan mahasiswa KKN Kelompok 117 UIN Sunan Ampel Surabaya, kader Posyandu, tenaga kesehatan Polindes, serta masyarakat sasaran yang terdiri atas ibu hamil, ibu balita, dan kader kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan respons positif peserta terhadap pelaksanaan program. Sebagian besar peserta menyatakan memahami materi pencegahan stunting, menerima pemanfaatan jagung sebagai pangan lokal bergizi, serta mampu mengolah puding jagung sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mudah diterapkan di rumah. Program NutriCorn berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga serta memperkuat upaya pencegahan stunting di Desa Sambisirah.