Fase remaja merupakan masa transisi kritis sehingga status gizi sangat berperan dalam mencegah masalah gizi, seperti gizi kurang maupun gizi lebih. Perubahan biologis yang dialami saat masa pubertas yaitu terjadinya pematangan seksual, peningkatan tinggi dan berat badan, penambahan massa tulang, serta perubahan komposisi tubuh. Tujuan penelitian mengetahui hubungan body image, emotional eating, pengaruh teman sebaya, aktivitas fisik, dan pola konsumsi fast food terhadap status gizi. Jenis penelitian cross sectional. Populasi penelitian siswa kelas 12 berusia 16-17 tahun, Dengan sampel 94 siswa. Analisis data menggunakan uji Chi square dengan teknik Proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian yaitu timbangan digital dan mikrotoa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat siswa dengan status gizi baik 73.4%, gizi kurang 5.3%, dan gizi lebih 21.3%. terdapat hubungan antara body image (p = 0,004), emotional eating (p = 0,002), dan aktivitas fisik (p = 0,002) dengan status gizi siswa. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan signifikan antara body image, emotional eating, dan aktivitas fisik dengan status gizi. Saran : Peningkatan aktivitas fisik, pola makan seimbang, penyediaan camilan sehat di sekolah, serta perbaikan instrumen penelitian melalui observasi kuesioner dan penambahan recall 2x24 jam agar lebih lengkap.
Copyrights © 2026