Edukasi lalu lintas merupakan salah satu upaya preventif yang strategis dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan pelajar sekolah menengah yang tergolong rentan akibat minimnya pemahaman serta rendahnya kesadaran berlalu lintas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran pelajar sekolah menengah terhadap pentingnya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya. Metode pengabdian yang digunakan meliputi pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, pemutaran media audiovisual, serta simulasi sederhana terkait aturan dan etika berlalu lintas. Sasaran kegiatan adalah pelajar sekolah menengah di wilayah pelaksanaan pengabdian yang dipilih berdasarkan tingkat mobilitas dan potensi risiko kecelakaan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelajar terhadap rambu lalu lintas, aturan berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta dampak hukum dan sosial dari pelanggaran lalu lintas. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap pelajar ke arah yang lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi lalu lintas yang dilakukan secara terstruktur dan komunikatif efektif sebagai langkah preventif dalam menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas pada pelajar sekolah menengah. Oleh karena itu, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan pihak sekolah dan pemangku kepentingan terkait.
Copyrights © 2026