Bencana tanah longsor merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Kabupaten Natuna, khususnya Kecamatan Serasan, merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana longsor. Peristiwa longsor pada 6 Maret 2023 di Desa Pangkalan menunjukkan pentingnya upaya mitigasi yang tidak hanya berorientasi pada aspek struktural, tetapi juga melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pemanfaatan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mitigasi tanah longsor berbasis kearifan lokal dalam memperkuat kapasitas masyarakat guna mewujudkan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini diharapkan menghasilkan strategi mitigasi yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan program DESTANA sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, mengurangi risiko bencana, serta memperkuat ketahanan wilayah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026