Kabupaten Lampung Selatan merupakan pintu gerbang Pulau Sumatera yang memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Kondisi geografis wilayah yang terdiri atas 260 desa, dengan 39 desa berbatasan langsung dengan laut, menunjukkan potensi besar terutama pada sektor kelautan dan sektor-sektor ekonomi lainnya. Namun demikian, permasalahan yang masih dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatan potensi tersebut akibat keterbatasan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor basis dan nonbasis sebagai sektor unggulan perekonomian daerah di Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. Data yang dianalisis meliputi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan Provinsi Lampung tahun 2018–2022. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Static Location Quotient (SLQ) dan Tipologi Klassen. Populasi penelitian mencakup 17 sektor lapangan usaha di Kabupaten Lampung Selatan selama periode 2018–2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh sektor basis yang menjadi sektor unggulan perekonomian Kabupaten Lampung Selatan, yaitu: (1) sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan; (2) industri pengolahan; (3) pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang; (4) konstruksi; (5) perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor; (6) transportasi dan pergudangan; serta (7) penyediaan akomodasi dan makan minum.
Copyrights © 2025