Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis akibat bakteri Leptospira yang ditularkan melalui urine tikus. Rendahnya kesadaran penggunaan APD dan sanitasi buruk di Dusun Pelemsewu, Bantul, meningkatkan risiko penularan. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan APD. Metode pemberdayaan masyarakat dilakukan dalam lima tahap: kesadaran, ketertarikan, penilaian, percobaan, dan adopsi. Peserta berjumlah 42 ibu PKK. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, wawancara, diskusi, dan observasi. Analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dari rata-rata 8,69 menjadi 10,00 (p<0,05). Seluruh responden mencapai nilai sempurna pasca penyuluhan. Kader mampu mendemonstrasikan dan menyebarluaskan informasi penggunaan APD secara mandiri. Pelatihan APD terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan masyarakat mencegah leptospirosis.
Copyrights © 2026