Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam proses pembelajaran di era pendidikan abad ke-21. Namun, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran ini sering kali belum sepenuhnya sesuai dengan kerangka teori belajar yang terintegrasi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi digital serta jejaring pembelajaran terhadap pemahaman serta efektivitas belajar siswa dalam perspektif teori belajar abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan secara daring menggunakan Google Form. Responden yang didapatkan pada penelitian ini berjumlah 199 siswa yang berasal dari tiga sekolah, yaitu SMA Negeri 3 Rantau Utara, SMA Negeri 7 Sarolangun, dan SMA Negeri 1 Dua Koto. Instrumen dalam penelitian terdiri dari 15 pernyataan dengan skala likert empat tingkat. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan dilanjutkan dengan analisis regresi linear berganda menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan teknologi digital karena dapat membantu mempermudah dalam memahami materi serta meningkatkan minat dan hasil belajar. Namun demikian, keterbatasan akses tetap menjadi kendala dalam implementasi pembelajaran digital di beberapa sekolah tertentu. Secara menyeluruh, pemanfaatan dalam teknologi digital yang didukung oleh pendekatan konektivisme berpotensi meningkatkan efektivitas dan kualitas proses pembelajaran.
Copyrights © 2026