Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian, khususnya dalam upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan sejak usia remaja. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai tuberkulosis dapat memengaruhi kesadaran terhadap pencegahan dan deteksi dini penyakit. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai tuberkulosis serta membentuk kader remaja sebagai upaya pemberdayaan dalam pencegahan dan pengendalian TBC. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di MA Ibrahimy Secang Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, dengan sasaran siswa kelas X dan XI sebanyak 11 peserta. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif, diskusi partisipatif, serta pembentukan kader remaja. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 64,55 meningkat menjadi 93,64 pada post-test. Hasil uji statistik menggunakan paired t-test menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah kegiatan edukasi dilakukan. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan pembentukan kader remaja yang diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dalam penyebaran informasi kesehatan di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang disertai pembentukan kader remaja dapat meningkatkan pengetahuan serta mendukung keberlanjutan upaya pencegahan tuberkulosis di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Copyrights © 2026