Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas merupakan salah satu sentra produksi jagung yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui hilirisasi hasil pertanian. Namun, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk jagung pipilan sehingga nilai tambah komoditas belum dimanfaatkan secara optimal. Selain keterbatasan peralatan pengolahan, rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai teknik pengolahan jagung menjadi tepung menjadi salah satu kendala dalam pengembangan produk pangan berbasis jagung. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hilirisasi jagung lokal menjadi tepung jagung kaya serat sebagai ingredient pangan fungsional melalui penerapan teknologi tepat guna. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Community Based Participatory Research (CBPR) yang meliputi identifikasi permasalahan, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, praktik pembuatan tepung jagung, serta pendampingan dan evaluasi. Keberhasilan program diukur menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta terhadap proses pengolahan tepung jagung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa persentase seluruh jawaban benar peserta meningkat dari 76,19% sebelum kegiatan menjadi 95,24% setelah kegiatan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan, demonstrasi, dan praktik menggunakan teknologi tepat guna efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengolahan tepung jagung sebagai bahan baku produk pangan fungsional. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong hilirisasi jagung lokal, diversifikasi produk pangan, serta peningkatan nilai tambah komoditas jagung di Desa Karanggintung.
Copyrights © 2026