Bank sampah di Dusun Bangunrejo, Desa Pesucen, Kabupaten Banyuwangi, sebagai mitra kegiatan, menghadapi persoalan tata kelola berupa belum tersedianya sistem pendaftaran nasabah dan prosedur penimbangan yang teratur, sehingga masyarakat masih ragu menyetorkan sampah rumah tangga secara rutin dan volume sampah yang tidak terkelola tetap tinggi. Menanggapi permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan pendampingan berupa penataan buku registrasi nasabah, mekanisme penimbangan dan pencatatan tabungan sampah, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta penghubungan pengurus dengan pengepul sebagai mitra penyalur sampah anorganik. Kegiatan ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap program bank sampah yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi aspek pelayanan yang mempengaruhi kepuasan tersebut. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, sosialisasi, bimbingan teknis, serta survei kepuasan menggunakan skala likert kepada lima puluh sembilan responden warga dusun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keenam aspek dinilai berada pada kategori baik dengan rata-rata skor tiga koma sembilan enam, di mana efektivitas pengurangan volume sampah memperoleh nilai tertinggi, sementara dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi aspek dengan skor terendah dan memerlukan perhatian lebih lanjut untuk keberlanjutan program.
Copyrights © 2026