Kasus kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama berpotensi meningkatkan risiko keparahan kondisi korban sebelum memperoleh penanganan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMA N 5 Kota Magelang dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan di sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pengetahuan peserta sebelum pelatihan. Pada pelaksanaan pelatihan dimulai dengan pemberian materi melalui ceramah interaktif tentang konsep dasar kegawatdaruratan, prinsip keselamatan penolong, bantuan hidup dasar, teknik balut bidai dan teknik evakuasi. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik menggunakan metode simulasi pertolongan pertama. Evaluasi dilakukan melalui posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi praktik untuk menilai keterampilan peserta. Kegiatan diikuti oleh 15 siswa SMA N 5 Kota Magelang yang menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai posttest dibandingkan pretest yaitu sebesar 28 poin. Rata-rata nilai pre-test sebesar 65 dan rata-rata nilai post test sebesar 93. Hasil obeservasi menunjukkan sebagian besar peserta mampu mempraktikkan langkah-langkah pertolongan pertama sesuai prosedur yang telah diajarkan pada saat simulasi.
Copyrights © 2026