Kawali Gecong merupakan salah satu warisan budaya adiluhung masyarakat Bugis di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang sarat akan nilai-nilai luhur. Namun, di tengah derasnya arus globalisasi, eksistensi dan pemahaman terhadap artefak budaya ini menghadapi tantangan berupa pergeseran nilai dan kurangnya pemahaman generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis konfigurasi artistik pada Kawali Gecong yang berkaitan dengan nilai lokalitas kebudayaan masyarakat Kabupaten Bone, dan (2) Mengungkap makna dan fungsi Kawali Gecong sebagai cerminan nilai lokalitas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Desa Lappo Ase, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Fokus kajian ini adalah pada konfigurasi artistic meliputi bentuk, wujud, dan pamor (ure')-serta peran tokoh budaya Panre Latuo dalam konteks pelestarian nilai-nilai lokal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan deskripsi mendalam mengenai estetika, makna simbolis, dan fungsi Kawali Gecong tidak hanya sebagai senjata, tetapi juga sebagai simbol kehormatan, identitas, dan spiritualitas yang merepresentasikan kearifan lokal masyarakat Bugis Bone. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pelestarian budaya dan menjadi referensi ilmiah bagi pengembangan pengetahuan seni dan budaya lokal.
Copyrights © 2021