Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran seni kriya logam pada mata pelajaran Seni Budaya di kelas XI SMA Negeri 20 Gowa dalam pembuatan karya dengan teknik timbul. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa dalam satu kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran kriya logam tergolong baik. Dari tiga kelompok yang terbentuk, dua kelompok menunjukkan hasil desain dan penyelesaian karya yang lebih optimal. Hal ini mengindikasikan adanya motivasi dan kreativitas yang berkembang dalam proses pembelajaran. Namun, sebagian siswa masih mengalami kesulitan, terutama pada tahap pemindahan desain dari kertas ke permukaan logam serta kurangnya keberanian dalam mengolah bentuk
Copyrights © 2020