Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemanfaatan abu gosok dalam pembelajaran seni lukis kaligrafi mixed media serta menilai kualitas karya yang dihasilkan siswa kelas VIII 2 MTs DDI Cabang Padanglampe. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan subjek sebanyak 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes praktik, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berkarya meliputi tahap persiapan alat dan bahan, pembuatan sketsa, pencampuran abu gosok dengan lem, penempelan pada media tripleks, pengeringan, pewarnaan, hingga pengeringan akhir. Secara umum, pelaksanaan proses tergolong baik meskipun terdapat beberapa kendala teknis dalam pencampuran dan pengaplikasian bahan. Kualitas karya dinilai berdasarkan aspek integritas, harmoni, dan kecemerlangan (clarity). Hasil penilaian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu menghasilkan karya yang unik dan memenuhi kriteria penilaian dengan baik, dengan mayoritas memperoleh nilai di atas standar rata-rata. Dengan demikian, pemanfaatan abu gosok sebagai media alternatif dalam pembelajaran seni lukis kaligrafi mixed media efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kualitas estetis karya siswa.
Copyrights © 2019