Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan miniatur patung Tau-tau di Kompleks Wisata Lemo, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan utama yang digunakan adalah kayu uru karena kuat, tahan rayap, dan memiliki kualitas yang baik. Peralatan yang digunakan masih sederhana, seperti pahat, gergaji, parang, pisau ukir, dan palu kayu. Proses pembuatan diawali dengan pembentukan dasar patung secara global tanpa menggunakan sketsa, karena perajin mengandalkan pengalaman dan imajinasi yang telah terlatih. Faktor pendukung usaha ini adalah peningkatan pendapatan keluarga ketika produk terjual, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan pemasaran dan rendahnya permintaan karena produk bukan kebutuhan rutin. Kualitas miniatur patung Tau-tau memiliki nilai estetis dan nilai guna sebagai benda hias.
Copyrights © 2022