Ali Ahmad Muhdy
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBUATAN KRIYA LOGAM SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH MADANI ALAUDDIN PAO PAO SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA Muhammad Anwar; Ali Ahmad Muhdy; Meisa Ashari
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 1 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gp82ss50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan kriya logam siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Madani Alauddin PaoPao Kabupaten Gowa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, kategorisasi, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan kriya logam meliputi tahap persiapan bahan kuningan, penentuan konsep dan desain, pembentukan motif melalui teknik penekanan, serta tahap finishing menggunakan bahan pengkilap. Peralatan yang digunakan antara lain palu kayu, ballpoint bekas, paku, dan butsir, sedangkan bahan meliputi logam kuningan, tripleks, styrofoam, lem, dan brasso. Karya yang dihasilkan mencerminkan kreativitas siswa yang berkembang melalui pembelajaran teknik dasar kriya logam secara bertahap.
PEMANFAATAN LIMBAH KARDUS SEBAGAI MEDIA MENGGAMBAR MOTIF RAGAM HIAS DENGAN MENGGUNAKAN CAT AKRILIK PADA SISWA KELAS X SMK GUNUNG SARI MAKASSAR Muhammad Ali Akbar; Muhammad Rapi; Ali Ahmad Muhdy
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 1 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6kh32032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemanfaatan limbah kardus sebagai media menggambar motif ragam hias serta kualitas karya yang dihasilkan siswa kelas X di SMK Gunung Sari Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemanfaatan limbah kardus meliputi tahap persiapan alat dan bahan, pemotongan media, pembuatan sketsa motif ragam hias, serta proses pewarnaan menggunakan cat akrilik. Kualitas karya siswa dinilai berdasarkan aspek ide atau gagasan, kreativitas, serta penguasaan teknik dan media. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan limbah kardus sebagai media alternatif mampu mendukung proses kreatif siswa dalam pembelajaran seni rupa.
KEMAMPUAN MENGGAMBAR DESAIN MOTIF UNTUK BATIK PADA SISWA KELAS VII 1 SMP NEGERI 26 MAKASSAR Muharramah Rajat; Yabu M; Ali Ahmad Muhdy
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 1 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/58m3c687

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menggambar desain motif batik pada siswa kelas VII.1 SMP Negeri 26 Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes praktik, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, kategorisasi, dan deskripsi hasil berdasarkan tiga aspek penilaian, yaitu harmonisasi warna, finishing, dan keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori baik pada seluruh aspek penilaian. Pada aspek harmonisasi warna, 95,45% siswa memperoleh kategori baik dan 4,54% cukup; pada aspek finishing, 90,90% baik dan 9,10% cukup; serta pada aspek keseimbangan, 86,36% baik dan 13,63% cukup. Secara keseluruhan, 90,90% siswa mencapai kategori baik dan 9,10% kategori cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan menggambar desain motif batik siswa telah memenuhi kriteria kompetensi yang ditetapkan, meskipun belum mencapai kategori sangat baik.