Ali Ahmad Muhdy
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBUATAN KRIYA LOGAM SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH MADANI ALAUDDIN PAO PAO SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA Muhammad Anwar; Ali Ahmad Muhdy; Meisa Ashari
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 1 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gp82ss50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan kriya logam siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Madani Alauddin PaoPao Kabupaten Gowa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, kategorisasi, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan kriya logam meliputi tahap persiapan bahan kuningan, penentuan konsep dan desain, pembentukan motif melalui teknik penekanan, serta tahap finishing menggunakan bahan pengkilap. Peralatan yang digunakan antara lain palu kayu, ballpoint bekas, paku, dan butsir, sedangkan bahan meliputi logam kuningan, tripleks, styrofoam, lem, dan brasso. Karya yang dihasilkan mencerminkan kreativitas siswa yang berkembang melalui pembelajaran teknik dasar kriya logam secara bertahap.
PEMANFAATAN LIMBAH KARDUS SEBAGAI MEDIA MENGGAMBAR MOTIF RAGAM HIAS DENGAN MENGGUNAKAN CAT AKRILIK PADA SISWA KELAS X SMK GUNUNG SARI MAKASSAR Muhammad Ali Akbar; Muhammad Rapi; Ali Ahmad Muhdy
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 1 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6kh32032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemanfaatan limbah kardus sebagai media menggambar motif ragam hias serta kualitas karya yang dihasilkan siswa kelas X di SMK Gunung Sari Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemanfaatan limbah kardus meliputi tahap persiapan alat dan bahan, pemotongan media, pembuatan sketsa motif ragam hias, serta proses pewarnaan menggunakan cat akrilik. Kualitas karya siswa dinilai berdasarkan aspek ide atau gagasan, kreativitas, serta penguasaan teknik dan media. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan limbah kardus sebagai media alternatif mampu mendukung proses kreatif siswa dalam pembelajaran seni rupa.
KEMAMPUAN MENGGAMBAR DESAIN MOTIF UNTUK BATIK PADA SISWA KELAS VII 1 SMP NEGERI 26 MAKASSAR Muharramah Rajat; Yabu M; Ali Ahmad Muhdy
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 14 No 1 (2024): Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/58m3c687

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menggambar desain motif batik pada siswa kelas VII.1 SMP Negeri 26 Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes praktik, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, kategorisasi, dan deskripsi hasil berdasarkan tiga aspek penilaian, yaitu harmonisasi warna, finishing, dan keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori baik pada seluruh aspek penilaian. Pada aspek harmonisasi warna, 95,45% siswa memperoleh kategori baik dan 4,54% cukup; pada aspek finishing, 90,90% baik dan 9,10% cukup; serta pada aspek keseimbangan, 86,36% baik dan 13,63% cukup. Secara keseluruhan, 90,90% siswa mencapai kategori baik dan 9,10% kategori cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan menggambar desain motif batik siswa telah memenuhi kriteria kompetensi yang ditetapkan, meskipun belum mencapai kategori sangat baik.
PEMBELAJARAN SENI KALIGRAFI MENGGUNAKAN MEDIA KANVAS MELALUI MODEL STUDENT CENTRE LEARNING (SCL) PADA SISWA KELAS X IPS MADRASAH ALIYAH ALLU KABUPATEN JENEPONTO Dani Kurniawan; Muhammad Rapi; Ali Ahmad Muhdy
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2017): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/7hsbg194

Abstract

Penulis Memilih Pembelajaran seni kaligrafi dengan menggunakanmedia kanvas melalui model pembelajaran student centre learning. Peneliti bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran student centre learning terhadap hasil belajar siswa meelalui seni lukis kaligrafi. Guru merupakan sumber data tentang persiapan dan pelaksanaan pembelajaranseni kaligrafi dengan menggunakanmedia kanvas melalui model pembelajaran student centre learning. Peserta didik merupakan sumber data tentang hasil pembelajaran seni kaligrafi dengan menggunakanmedia kanvas melalui model pembelajaran student centre learning. Teknik pengumpulan dat berupa data sakunder dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya metode analisi data menggunakan metode deskriptif kualitatifpenyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan, (1) Persiapan pembelajaran meliputi, Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menggunakan model pembelajaranstudent centre learning. (2) Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran student centre learning(3) Evaluasi hasil pembelajaran siswa dengan model pembelajaran student centre learning
PROSES PEMBUATAN STRING ART DENGAN KONSEP KALIGRAFI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) PADA SISWA KELAS VIIISMP PLUS DARUL HUSNA AMBALAWI BIMA Muslimah; Ali Ahmad Muhdy; Andi Baetal Mukaddas
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2017): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/92ctys96

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembuatan string art dengan konsep kaligrafi melalui model pembelajaran STAD pada siswa kelas VIII SMP Plus Darul Husna Ambalawi Bima. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 35 siswa tahun ajaran 2017/2018. Data dikumpulkan melalui observasi, tes praktik, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memberikan gambaran yang jelas mengenai proses pembuatan string art, tingkat kesulitan, serta nilai estetika karya siswa melalui penerapan model pembelajaran STAD
Pembelajaran Seni Kriya Limbah Tempurung Kelapa Melalui Metode STAD Pada Kelas XI SMAN 09 Bombana Muh Asrullah; Ali Ahmad Muhdy; Makmum
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 8 No 2 (2018): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/pkba5807

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini: Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran seni kriya media tempurung kelapa dengan menggunakan metode Student Team Achivietment Division (STAD) di SMAN 09 Bombana. Untuk mengetahui kendala yang dihadapi siswa terhadap pembelajaran seni kriya media tempurung kelapa dengan menggunakan metode kooperatif student team achievietment division (STAD) di SMAN 09 Bombana. Dalam penelitian ini terdapat beberapa siswa yang memiliki nilai yang sangat baik yaitu terdapat 5 orang siswa, sedangkan yang memiliki nilai baik terdapat 14 orang, yang mendapat nilai cukup baik yaitu terdapat 4 orang siswa dan tidak ada yang mendapat nilai kurang baik dengan jumlah siswa untuk menjadi subyek 23 orang siswa dan dapat diuraikan lembar penilaianya diatas dengan lima kelompok kerja siswa sedangkan dalam satu kelompok itu ada empat dan lima orang. Kesulitan yang dihadapi dalam proses pembuatan lampu hias dengan tempurung kelapa adalah tidak mampu atau kurang mampu membuat rancangan desain dengan proses kreativitas sendiri atau kelompok dan ketergantunganya sangat berharap dari contoh atau referensi dll.
PEMBELAJARAN SENI KERAJINAN MENGGUNAKAN KULIT KERANG PADA SISWA KELAS VIII.A SMP NEGERI 38 MAKASSAR PULAU KODINGARENG Windah; Ali Ahmad Muhdy; Makmum
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 4 No 1 (2014): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/3jx0mk60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran seni kerajinan menggunakan kulit kerang pada siswa kelas VIII.A SMP Negeri 38 Makassar di Pulau Kodingareng. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 20 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tahap pengembangan materi bahan ajar, validasi, dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan karya seni kerajinan kulit kerang melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan alat dan bahan, pembuatan sketsa ragam hias, penempelan kulit kerang sesuai pola, penyempurnaan, dan finishing. Secara umum, proses pembelajaran dan hasil karya siswa tergolong cukup baik meskipun masih ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan tahapan kerja. Kualitas karya siswa dinilai baik berdasarkan aspek integritas, harmoni, dan kecemerlangan, dengan hasil nilai yang berada di atas rata-rata.
PROSES KREATIVITAS DALAM BERKARYA SENI LUKIS BERBAHAN DASAR GERABAH PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA MUHAMMADIYAH UNISMUH MAKASSAR Kiki Putri Tazkiah; Ali Ahmad Muhdy; Nurul Inayah Anis Kamah
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 4 No 2 (2014): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/pejv1f24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan kualitas kreativitas peserta didik dalam berkarya seni lukis menggunakan media gerabah pada kelas X SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik. Subjek penelitian berjumlah 18 peserta didik. Proses pembelajaran meliputi pemahaman konsep melukis pada media gerabah, persiapan alat dan bahan, penentuan tema, pemberian warna dasar, penghalusan permukaan, pencampuran warna, hingga tahap pewarnaan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam aspek desain bentuk, pewarnaan, dan kerapian berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan rata-rata nilai 85,55; 75,55; dan 87,55. Temuan ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran melukis pada media gerabah mampu mendukung perkembangan kreativitas peserta didik secara optimal.
PROSES PEMBELAJARAN SENI PATUNG MENGGUNAKAN BAHAN PLASTISIN PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 PARANGLOE KABUPATEN GOWA Radiallah Aprialian; Ali Ahmad Muhdy; Irsan Kadir
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 4 No 2 (2014): HARMONI
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/9a150m29

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembelajaran seni patung menggunakan bahan plastisin pada peserta didik kelas VII SMPN 1 Parangloe Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan semangat, motivasi, kreativitas belajar, serta mendorong peserta didik belajar secara sistematis dalam berkarya seni patung plastisin. Penelitian dilaksanakan pada satu kelas dengan jumlah sampel 24 peserta didik, menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran seni patung plastisin tergolong cukup baik, di mana dari lima kelompok terdapat tiga kelompok yang menunjukkan hasil terbaik dalam desain hingga penyelesaian karya, menandakan motivasi belajar yang tinggi. Namun, masih terdapat dua kelompok yang kurang memahami dan kurang berani dalam proses berkarya, sehingga guru perlu menjadikan pembelajaran seni patung plastisin sebagai alternatif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik.
PEMANFAATAN PELEPAH PISANG DALAM BERKARYA SENI GRAFIS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK CETAK TINGGI PADA SISWA KELAS VII SMPN 7 MAKASSAR KECAMATAN UJUNG TANAHKOTA MAKASSAR Ridwan; Ali Ahmad Muhdy; Makmum
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 10 No 1 (2020): HARMONI: APRIL 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ea497d86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembelajaran seni grafis serta kualitas karya siswa melalui pemanfaatan pelepah pisang dalam berkarya seni grafis teknik cetak tinggi pada siswa kelas VII.B SMPN 7 Makassar. Objek penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes praktik, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran seni grafis melalui pemanfaatan pelepah pisang telah terlaksana dengan cukup baik melalui tahapan penyediaan alat dan bahan serta proses berkarya. Kualitas karya yang dihasilkan siswa dikategorikan baik, meskipun masih terdapat beberapa siswa yang berada pada kategori cukup dan kurang. Dari 23 siswa, sebanyak 5 siswa memperoleh kategori sangat baik, 14 siswa kategori baik, 2 siswa kategori cukup, dan 2 siswa kategori kurang.