Vilvatikta: Jurnal Pengembangan Bahasa dan Sastra Daerah
Vol. 2 No. 2 (2024)

Representasi Cinta Modern dan Keterasingan Emosional dalam Lagu ‘Asing’ Karya Juicy Luicy: Kajian Semiotika Roland Barthes

Haris Khoirurrijal (Universitas Sunan Gunung Djati Bandung)
Khalid Muzakki (Universitas Sunan Gunung Djati Bandung)
Muhammad Irfan Maulana Hasan (Universitas Sunan Gunung Djati Bandung)
Maman Abdul jaliel (Universitas Sunan Gunung Djati Bandung)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2026

Abstract

Lagu populer tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi sosial dan kultural yang mencerminkan kondisi emosional masyarakat. Lagu “Asing” karya Juicy Luicy menampilkan potret cinta modern yang penuh dengan nuansa keterasingan, kehilangan, dan kerinduan terhadap masa lalu. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana lagu tersebut merepresentasikan konsep cinta modern dan keterasingan emosional melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis semiotik, yang meliputi tahap observasi teks, dokumentasi, serta klasifikasi data. Analisis dilakukan berdasarkan tiga tataran makna Barthes: denotatif, konotatif, dan mitologis. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik “Asing” membangun sistem tanda yang menggambarkan pergeseran relasi emosional dari kedekatan menuju keterasingan. Penanda seperti “ungu muda”, “kacamata”, “tertawa menutupi luka”, dan “lagu yang kau putar tiap hari” memiliki makna denotatif berupa representasi cinta dan kenangan, sementara secara konotatif mengandung emosi rindu, kehilangan, dan kepalsuan perasaan. Pada tataran mitos, lagu ini menegaskan ideologi cinta modern yang rapuh serta terpecah oleh tekanan sosial dan budaya urban. Repetisi lirik “Dahulu ku mengenalmu paling” dan “Mengapa kini berubah asing” memperkuat mitos tentang cinta yang bermetamorfosis menjadi keterasingan emosional—sebuah cerminan krisis makna dalam hubungan manusia masa kini. Dengan demikian, lagu “Asing” tidak hanya merekam kisah percintaan personal, tetapi juga menghadirkan refleksi sosial mengenai alienasi emosional dalam masyarakat modern.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jpbd

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Vilvatikta: Jurnal Pengembangan Bahasa dan Sastra Daerah merupakan jurnal ilmiah tentang pengkajian pengembangan bahasa dan sastra daerah di Indonesia. Jurnal ini bertujuan pemertahanan serta pengembangan bahasa dan sastra daerah yang dimiliki oleh etnis masyarakat di Indonesia. Fokus Vilvatikta ...