Keberlanjutan dan digitalisasi merupakan dua aspek strategis dalam manajemen perusahaan modern yang saling mendukung. Pada era Industri 4.0, perusahaan dinilai tidak hanya dari profitabilitas, tetapi juga dari kemampuannya mengelola aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pengambilan keputusan. Artikel ini mengkaji hubungan antara keberlanjutan, transformasi digital, kinerja keuangan, dan nilai perusahaan melalui tinjauan literatur mengenai ESG, CSR, Corporate Environmental Performance (CEP), FinTech, tata kelola, dan kualitas pelaporan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik keberlanjutan yang didukung tata kelola yang kuat, pengungkapan yang kredibel, dan akuntansi lingkungan yang andal dapat meningkatkan kinerja keuangan serta nilai perusahaan. Digitalisasi memperkuat proses tersebut melalui efisiensi operasional, verifikasi data ESG, dan pengurangan asimetri informasi. Namun, digitalisasi juga menghadirkan risiko keamanan siber, kompleksitas regulasi, dan potensi greenwashing. Oleh karena itu, integrasi keberlanjutan dan digitalisasi memerlukan tata kelola yang efektif, pelaporan transparan, dan keselarasan strategi organisasi.
Copyrights © 2026