Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur kebudayaan masyarakat Minangkabau dalam novel Inyik Balang karya Andre Septiawan melalui pendekatan antropologi sastra. Kajian ini menggunakan teori tujuh unsur kebudayaan menurut Koentjaraningrat, yaitu peralatan hidup, mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, dan sistem religi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data berupa kutipan narasi dan dialog dalam novel yang memuat unsur kebudayaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode baca dan catat, kemudian dianalisis dengan cara mengelompokkan data sesuai kategori unsur kebudayaan dan menafsirkan maknanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh unsur kebudayaan tersebut terdapat dalam novel. Unsur yang paling dominan adalah sistem religi. Hal ini terlihat dari penggambaran kehidupan keagamaan masyarakat, keberadaan surau, praktik doa, serta kepercayaan terhadap Harimau Putih, Orang Bunian, dan konsep Alam Sebalik Mata. Novel ini juga menampilkan penggunaan bahasa Minangkabau, struktur sosial adat, serta hubungan antara adat dan agama yang saling berkaitan. Dengan demikian, Inyik Balang merepresentasikan kebudayaan Minangkabau secara menyeluruh, dengan penekanan kuat pada aspek religi yang menyatu dengan adat dan kehidupan sosial masyarakat. Kata kunci: Kebudayaa; antropologi sastra; Minangkabau; sistem religi.
Copyrights © 2026