Transformatif: Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan
Vol. 15 No. 1 (2026): Vol. 15 No. 1 (2026): Vol XIV No 1 (Mei) 2026

Dampak Pengeluaran Wisman Borobudur terhadap Perekonomian Jawa Tengah: Analisis Input-Output

Sanie Banjarnahor (Prodi Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana)
Anggun Setiyaningsih (Prodi Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana)
Sidney Alva Febri Br Peranginangin (Prodi Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana)
Sotya Fevriera (Program Studi Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pemulihan pariwisata pasca pandemi, melalui Candi Borobudur. Penelitian ini menganalisis keterkaitan antar sektor dan mengukur dampak pengeluaran wisman yang ditargetkan berkunjung ke Borobudur 2025 terhadap perekonomian Jawa Tengah menggunakan analisis IO. Penelitian ini menggunakan data berupa Tabel IO 2016, pengeluaran wisman, target wisman, kurs dan data pendukung untuk penyesuaian faktor inflasi. Penelitian ini menemukan sektor kunci berupa Industri Pengolahan serta Pengadaan Energi. Sektor dengan keterkaitan kuat ke depan, adalah Perdagangan-Reparasi Kendaraan, Agrikultur, serta Jasa Informasi-Komunikasi. Sektor dengan keterkaitan kuat ke belakang yaitu Hotel-Restoran, Konstruksi, Transportasi-Pergudangan, serta Pengadaan Air-Pengelolaan Sampah. Lima sektor dengan peningkatan output > Rp 500 miliar adalah Hotel-Restoran, Industri Pengolahan, Perdagangan-Reparasi Kendaraan, Jasa Lainnya, serta Transportasi-Pergudangan. Lima sektor dengan peningkatan nilai tambah bruto > Rp 300 miliar adalah Hotel-Restoran, Perdagangan-Reparasi Kendaraan, Industri Pengolahan, Jasa Lainnya, serta Agrikultur. Enam sektor dengan peningkatan pendapatan tenaga kerja > Rp 100 miliar, yaitu Hotel-Restoran, Perdagangan-Reparasi Kendaraan, Jasa Lainnya, Agrikultur, Industri Pengolahan, Transportasi-Pergudangan, serta empat sektor dengan tambahan tenaga kerja > 10.000 orang, yaitu Hotel-Restoran, Jasa Lainnya, Perdagangan-Reparasi Kendaraan, serta Agrikultur. Lima sektor dengan pertumbuhan output > 0,3% adalah Hotel-Restoran, Jasa Lainnya, Transportasi-Pergudangan, Jasa Keuangan-Asuransi, serta Perdagangan-Reparasi Kendaraan. Hasil simulasi menunjukkan sektor pariwisata memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian Jawa Tengah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

transformatif

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Transformatif adalah jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Universitas Kristen Wira Wacana Sumba yang dipublikasikan secara berkala (dua kali setahun) dengan tujuan utama untuk mendiseminasi artikel ilmiah dalam bidang ekonomi dan bisnis. Transformatif merupakan wadah bagi komunitas akademik ...