Budidaya stroberi di Indonesia sering kali mengalami permasalahan seperti rendahnya kemanisan pada buah stroberi. Permasalahan kualitas terutama dalam hal kemanisan buah stroberi ini berkaitan dengan manajemen pemupukan khususnya unsur kalium serta faktor teknis budidaya seperti pemilihan umur bibit saat penanaman. Peran kalium dalam meningkatkan proses metabolisme dalam tanaman (termasuk translokasi sukrosa dari daun ke buah) akan lebih optimal apabila diiringi dengan efisiensi penyerapan oleh tanaman dari umur bibit yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tentang pengaruh kombinasi pemberian pupuk kalium dan penggunaan umur bibit terhadap pertumbuhan dan kualitas stroberi varietas Saga Honoka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan berupa kombinasi dari umur bibit yang berbeda serta pemberian berbagai dosis pupuk kalium. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga Juni 2025 di CV. Blue Akari, Desa Dadaprejo, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Pemberian pupuk kalium sebanyak 150 kg K2O ha-1 yang dikombinasikan dengan penggunaan umur bibit 49 HST memberikan hasil yang terbaik dan konsisten terhadap pertumbuhan dan kualitas stroberi varietas Saga Honoka dalam seluruh variabel penelitian kecuali jumlah daun.
Copyrights © 2026