Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kebahagiaan dalam kesederhanaan pada film Keluarga Cemara melalui kajian psikologi humanistik Abraham Maslow. Fokus penelitian diarahkan pada pemenuhan kebutuhan manusia yang dialami tokoh Abah, Emak, Euis, dan Ara berdasarkan hierarki kebutuhan Maslow, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data utama berupa dialog, adegan, dan perilaku tokoh dalam film. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan cara menonton film secara berulang, mencatat dialog, dan mengidentifikasi adegan yang relevan dengan fokus penelitian. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan dalam film tidak ditentukan oleh kekayaan materi, melainkan melalui kebersamaan, kasih sayang, rasa syukur, dan dukungan antaranggota keluarga. Tokoh-tokoh dalam film tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar hingga kebutuhan aktualisasi diri meskipun hidup dalam keterbatasan ekonomi. Pemenuhan kebutuhan sosial menjadi aspek yang paling dominan karena hubungan emosional dalam keluarga menjadi sumber utama kebahagiaan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa film dapat menjadi media pembelajaran yang mengandung nilai-nilai humanistik dan karakter dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Kata Kunci: Abraham Maslow, Film Keluarga Cemara, Kebahagiaan, Kesederhanaan, Psikologi Humanistik
Copyrights © 2026