Penelitian ini membahas performansi fonologi dan morfologi anak tunagrahita di SKh Sofiana Arrauf Kabupaten Pandeglang. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa keterbatasan intelektual dapat memengaruhi kemampuan anak dalam memproduksi bahasa secara tepat, khususnya pada pengucapan bunyi dan pembentukan kata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan performansi bunyi vokal dan konsonan dari tinjauan fonologi serta performansi afiksasi dari tinjauan morfologi dalam tuturan anak tunagrahita. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik simak, pancing, rekam, dan catat dalam interaksi dengan anak. Data kemudian diklasifikasikan berdasarkan penyimpangan fonologis, seperti penghilangan, pergantian, dan penambahan fonem vokal maupun konsonan, serta penyimpangan morfologis pada prefiks, sufiks, dan konfiks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita cenderung menyederhanakan bentuk bahasa untuk menunjang komunikasi. Implikasinya, intervensi bahasa perlu diarahkan pada latihan artikulasi, afiksasi, dan pengembangan komunikasi fungsional.
Copyrights © 2026