Kemampuan berpikir kritis siswa masih relatif rendah, sehingga diperlukan penggunaan model pembelajaran yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Studi ini meneliti pengaruh model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA dalam ikatan kimia di SMA Negeri 2 Tambang selama tahun ajaran 2025/2026. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Desain Kelompok Kontrol Non-Ekuivalen Pretest-Posttest, dua kelas Kimia kelas XI dipilih melalui pengambilan sampel acak berkelompok. Tes esai digunakan sebagai instrumen penelitian. Data dianalisis menggunakan uji t dan uji koefisien determinasi. Hasil menunjukkan nilai signifikansi 0,000
Copyrights © 2026